Langsung ke konten utama

Postingan

Otak-Otak Pelupa Menurut Penjelasan Ahli Neurosains, Lisa Genova

Pada dasarnya, lupa itu adalah hal normal. Itu wajar. Sekarang kita anggap otak normal manusia di sini bernilai 50. Kadang ingat kadang juga lupa, pokoknya imbang. Ada juga yang nilai ingatannya 100, yakni otak super yang dikenal dengan ingatan fotografi.  Dari 50 tadi, otakmu bisa turun ke 40, 30, ini yang disebut dengan otak pelupa, yang disebabkan oleh banyak hal. Yang paling merusak adalah segala sesuatu yang diakibatkan oleh zat kimia, misal alkohol atau narkoba. Otakmu bisa merosot sampai ke nilai 20 ke bawah karena terlalu parah.  Oke, katakanlah kamu anak baik-baik yang tidak pakai zat kimia tadi, tapi otak masih lelet? Ada satu penyebab kenapa otak bisa babak belur parah sekali. Satu penyebab yang dianggap remeh atau bahkan dianggap keren: stres. Lalu kurang tidur. Sering begadang. Memang tidak selalu, tapi salah satu pemicu sulit tidur adalah stres. Apalagi orang-orang insecure, tidak enakan, overthinking, baperan, susah syukur, hidupnya melow-melow terus, wah bahaya...
Postingan terbaru

Mengulas Buku QUIET POWER: The Secret Strengths of Introverts

  Buku karya Susan Cain bersama dua kawannya yakni Gregory Mone dan Erica Moroz terdiri dari empat bab, yakni School, Socializing, Hobbies, dan Home. Namun tulisan kali ini saya hanya akan berfokus pada bab satu saja, yaitu School. Introduction Bagaimana perbedaan extrovert dan introvert? Para extrovert mereka yang menyelesaikan suatu masalah dengan keluar (berbicara) terlebih dahulu dibanding berpikir. Sedangkan introvert cenderung menyelesaikan suatu masalah di dalam otak dulu baru kemudian mengeluarkan idenya dalam suatu kesimpulan. Mereka lebih peka dan sensitif dalam indera. Gambar di atas menjadi gambaran antara extrovert dan introvert dalam berkomunikasi dan menyelesaikan suatu masalah. Lingkaran introvert penuh dengan coretan merah yang acak-acakkan, yang artinya seorang introvert otaknya ribut, sibuk melakukan observasi, menganalisa, mencerna suatu masalah dan kemudian keluar dengan satu kesimpulan yang berbobot. Sementara extrovert bisa dilihat coretan merahnya hanya sedi...

Roger vs Tiger

Menjadi Generalis atau Spesialis? Sebuah Perspektif Dari Kisah Roger Federer dan Tiger Woods Pada bagian pendahuluan buku Range karya David Epstein ada sebuah kisah yang sangat menarik tentang dua atlet kelas dunia: Tiger Woods sebagai juara dunia golf dan Roger Federer sebagai juara dunia tenis. Kisah mereka saling bertolak belakang dan menggambarkan dengan jelas perbedaan antara menjadi seorang spesialis dan generalis. Roger Federer dan Tiger Woods Tiger Woods Kejeniusan Tiger Woods dalam bermain golf sudah disadari ayahnya sejak awal. Pada usia tujuh bulan, ayahnya memberikan tongkat golf untuk dijadikan sebagai mainan. Pada usia sepuluh bulan, ia merangkak turun dari kursi tinggi dan mengambil tongkat golf yang sudah dipendekkan mengikuti ukuran tubuhnya, dan mengayunkan tongkat seperti yang ia lihat pada ayahnya. Pada usia dua tahun ia sudah bisa memukul bola yang membuat aktor Amerika-Inggris, Bob Hope, merasa terkesan. Tiger kecil adalah orang terpilih untuk dunia golf, sehingg...

Patung yang Tampak Kurang Pas

  Pada bagian pendahuluan buku  Blink,  Malcolm Gladwell membuka kisah dengan cerita tentang sebuah patung Yunani kuno yang semula dianggap asli oleh para ahli, namun kemudian memunculkan keraguan hanya dengan sekali pandang. Judulnya, “Patung yang Tampak Kurang Pas”, mengambarkan bagaimana intuisi dapat bekerja lebih cepat daripada analisis logis yang panjang dan menghabiskan banyak waktu. Kisah ini dimulai pada bulan September 1983, dimana seorang pedagang barang seni bernama Gianfranco Becchina datang ke Museum J. Paul Getty di California. Ia ingin menjual sebuah patung yang dikenal dengan sebutan kourus, yang konon katanya hanya ada sekitar dua ratus di dunia. Patung ini berasal dari abad keenam belas Sebelum Masehi, sehingga Becchina menghargai patung ini sangat mahal, yakni mendekati 10 juta dolar. Museum Getty sangat tertarik dengan patung tersebut. Bagaimana tidak, kebanyakan patung-patung kourus ditemukan dalam keadaan rusak berat, sementara patung yang dijual Be...

Pemboikotan Nabi Muhammad saw

Selama empat pekan terjadi peristiwa besar bagi orang-orang musyrik, yaitu Hamzah dan Umar masuk Islam, serta Nabi Muhammad saw. menolak tawaran orang kafir maupun muslim dari Bani al-Muthalib dan Bani Hasyim untuk melindungi beliau. Orang-orang musyrik merasa bingung dan sadar bahwa jika darah nabi tumpah karena ulah mereka, pasti Makkah akan digenangi darah manusia sekaligus dapat membinasakan mereka semua. Hal ini membuat orang musyrik beralih ke bentuk kezaliman lain yang bukan pembunuhan. Piagam Kezaliman dan Kesewenang-wenangan Orang musyrik berkumpul di perkampungan bani Kinanah untuk membuat kesepakatan dalam menghadapi Bani al-Muthalib dan bani Hasyim. Hasil kesepakatannya yaitu larangan untuk menikah, berjual beli, berteman, berkumpul, memasuki rumah, dan berbicara dengan mereka, kecuali mereka menyerahkan Rasulullah secara sukarela untuk dibunuh. Kemudian mereka menulis di atas selembar papan yang isinya berupa kesepakatan dan ketetapan untuk tidak menerima perjanjian dari b...

Dakwah Secara Terang-Terangan Nabi Muhammad saw

Dakwah Rasulullah saw. secara terang-terangan dilakukan setelah turunnya perintah Allah Swt dalam Surah Asy-Syu’ara ayat 214 yang artinya. “Dan berilah peringatan kepada kerabat-kerabatmu (Muhammad) yang terdekat”. Setelah menerima perintah tersebut, Rasulullah saw. melakukan dakwah terang-terangan dengan cara, sebagai berikut: 1. Mengundang bani Hasyim ke rumah Rasulullah saw. Ibnu Atsir meriwayatkan bahwa setelah Rasulullah menerima wahyu, beliau merasa gelisah dan menjelaskan kepada beberapa bibinya bahwa Allah Swt. memerintahkan beliau untuk memberi peringatan kepada kaum kerabatnya. Mereka menyarankan Rasulullah untuk mengajak mereka memeluk Islam kecuali Abu Lahab, sebab Abu Lahab tidak akan menyambut baik ajakan beliau. Rasulullah kemudian mengundang 45 orang, termasuk bani Abdul Muthalib bin Abdul Manaf. Abu Lahab turut hadir dan memperingatkan Rasulullah atas konsekuensi tindakannya, namun Rasulullah tetap teguh dalam penyeruannya. Pada kesempatan berikutnya beliau mengundang ...

Dakwah Secara Sembunyi-Sembunyi Nabi Muhammad saw

Periode dan Tahapan Dakwah Dakwah Rasulullah saw. terbagi menjadi dua periode, yaitu periode Makkah selama tiga belas tahun dan periode Madinah selama sepuluh tahun. Pada periode Makkah terbagi lagi menjadi tiga fase yaitu fase dakwah secara sembunyi-sembunyi yang berjalan selama tiga tahun, fase dakwah secara terang-terangan yang dimulai pada tahun keempat nubuat hingga akhir tahun kesepuluh dan fase dakwah di luar makkah yang dimulai tahun kesepuluh nubuat hingga hijrah ke Madinah.  Tiga Tahun Dakwah Secara Sembunyi-Sembunyi  Keadaan Arab pada masa itu sangat sulit dan berat untuk diperbaiki, maka dalam menghadapi kondisi tersebut Rasulullah mengambil tindakan yang bijaksana yaitu berdakwah secara sembunyi-sembunyi agar penduduk tidak kaget ketika tiba-tiba menghadapi sesuatu yang menggusarkan mereka. Pada fase awal ini, ada dua kelompok yang menjadi sasaran utama dakwah Rasulullah: pertama, keluarga dan sahabat dekatnya. Kedua, individu yang dikenal memiliki karakter dan hu...